Hari Pahlawan, Telusuri 6 Objek Wisata Sejarah Perjuangan di Bandung

oleh -13 views

Hari Pahlawan dapat diperingati dengan mengunjungi objek wisata sejarah. Berikut ini rekomendasi objek wisata yang bisa kamu kunjungi di Kota Bandung.

Masih ingat kan dengan kutipan Bung Karno yang berbunyi ‘Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya’?

Ungkapan tersebut ia lontarkan saat memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 1961 silam. Untuk mengingat, menghargai, dan belajar atas perjuangan pahlawan, Kota Bandung memiliki beberapa tempat yang menjadi bagian dari perjuangan mereka.

Bila tinggal di Bandung atau sedang melancong ke kota kembang ini, tidak ada salahnya untuk menelusuri tempat-tempat wisata sejarah perjuangan pahlawan. Dirangkum detikcom, Selasa (10/11/2020) berikut ini beberapa tempat yang jadi saksi bisu perjuangan pahlawan di Kota Bandung:

1. Gedung Sate

Dibangun pada 27 Juli 1920, Gedung Sate kini berusia 100 tahun. Bangunan bersejarah ini dibangun dengan arsitektur yang terinspirasi dari zaman Renaissance.

Gedung Sate yang menjadi simbol Provinsi Jawa Barat ini menyimpan kisah perjuangan pahlawan anak bangsa.

Dalam sejarah mencatat pada 3 Desember 1945 terjadi peristiwa memilukan di mana terdapat tujuh nyawa pemuda yang melayang saat mempertahankan gedung tersebut dari serangan tentara Gurkha yang disokong oleh Belanda dan Inggris.

Pemerintah kemudian membuat sebuah tugu dari batu di halaman belakang Gedung Sate untuk mengenang jasa mereka. Tetapi pada tahun 1970, Menteri Pekerjaan Umum memerintahkan untuk tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.

2. Monumen Bandung Lautan Api, Tegallega

Siapa yang tak kenal dengan peristiwa Bandung Lautan Api? Tepatnya di sebelah utara lapangan Taman Tegallega terdapat Monumen Bandung Lautan Api yang tingginya mencapai 45 meter dan memiliki 9 sisi.

Di bagian puncak dari monumen ini terlihat simbol kobaran api dengan warna menyerupai bara api.

3. Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat

Monumen Perjuangan Bandung

Monumen Perjuangan Bandung berlokasi di Dipati Ukur, berhadapan dengan Gedung Sate dan di depan Kampus Universitas Padjadjaran.

Bentuk bangunannya seperti bambu runcing yang disandingkan dengan gaya arsitektur modern.

Bernilai sejarah karena di dalamnya terdapat museum pahlawan dan ada juga relief yang menceritakan perjuangan rakyat Jawa Barat dari masa ke masa.

4. Monumen Lengkong

Memperingati Hari Pahlawan, traveler juga dapat berkunjung ke Jalan Lengkong Besar. Di Jalan Lengkong Besar yang berdekatan dengan Jalan CIkawao terdapat sebuah monumen yang menceritakan peristiwa perjuangan pahlawan di Lengkong.

Terdapat tulisan ‘Pengorbanan kami demi nusa, bangsa, dan agama’ dalam Monumen Lengkong tersebut.

Pada 1945 terdapat pertempuran besar antara rakyat Bandung dengan tentara Inggris dan Gurkha yang diboncengi NICA (Nederlandsch Indie Civil Administratie).

Pertempuran itu terjadi beberapa hari setelah banjir besar menggenangi Bandung setinggi tiga meter di beberapa tempat dan surut pada 25 November 1945, ada ratusan warga Bandung yang hanyut tersapu banjir.

5. Tugu Pahlawan Toha

Masih berhubungan dengan tragedi Bandung Lautan Api. Pada masa silam, kejadian ini terkenal dengan salah satu pejuang bernama Mohamad Toha. Dibangunlah tugu Mohamad Toha untuk mengenang jasanya.

Lokasinya sebelum Pasar Dayeuhkolot atau arah pintu keluar tol Moh. Toha belok kanan.

Sebelum menjadi tugu pahlawan, tempat ini berfungsi sebagai gedung mesiu sekutu. Di samping tugu terdapat plakat berisi daftar prajurit yang gugur saat Bandung Lautan Api.

Tugu Pahlawan Toha memiliki bentuk api menyala yang didaki orang-orang berseragam tentara, sementara Mohamad Toha berada di bagian atas sambil memegang bom.

6. Jejak Peninggalan Soekarno

detikTravel pernah mengunjungi rumah bersejarah Inggit Garnasih yang ada di Jalan Ibu Ingggit Ganarsih No 8, Kecamatan Astanaanyar, Minggu 2 Februari 2020 lalu bertepatan dengan acara Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih ke-6.

Di Bandung ada banyak peninggalan jejak Presiden pertama RI seperti rumah Ibu Inggit Garnasih (istri pertama Ir. Soekarno) di Jalan Ciateul, Gedung Indonesia Menggugat (GIM), dan sel penahanan di Banceuy dekat alun-alun.

GIM menjadi saksi perjuangan Bung Karno saat sidang pengadilan kasus politiknya pada 2 Desember 1930. Bahkan nama gedung tersebut diambil dari judul pidato Soekarno.

Dia membacakan Pledoi sebagai pembelaan sekaligus kegeramannya atas penangkapan dirinya. Nama gedung tersebut diresmikan pada 2005 dan dinyatakan sebagai ruang publik pada 18 Juni 2007.

Ada juga kawasan penahanan Soekarno di Banceuy dekat Alun-alun Kota Bandung. Di dalamnya terdapat sel bekas penahanan dan hingga saat ini diabadikan sebagai museum mini dengan furnitur yang tidak berubah sejak dulu. Di tempat lain tepatnya di kawasan timur LP Sukamiskin juga ada bekas sel Bung Karno.

Itulah sejumlah objek wisata sejarah perjuangan di Kota Bandung. Bagaimana dengan di kotamu? Tuliskan objek wisata bersejarah yang dapat dikunjungi untuk memperingati Hari Pahlawan di kolom komentar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *